Selasa, 11 Desember 2018

PENDETEKSI SERANGAN JANTUNG


RINGKASAN
Bey Odigdo , NIM 1631130028 , Dio Alif Alfarizi Indrawan , NIM 1631130101

RANCANG BANGUN SISTEM  PENDETEKSI SERANGAN JANTUNG (HEART ATTACK) BERBASIS IoT. 

             Jantung adalah salah satu organ vital yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Sebagian masyarakat Indonesia kurang menyadari akan pentingnya mengetahui bahaya serangan jantung (Heart Attack). Hari-hari ini kita memiliki peningkatan jumlah penyakit jantung termasuk peningkatan risiko serangan jantung. Sementara ini penggunaan alat deteksi denyut jantung belum menggunakan sistem monitoring, sehingga perlu adanya penambahan sistem tersebut untuk mempermudah pengawasan terhadap pasien. Oleh sebab itu dibuatlah suatu sistem untuk memonitoring denyut jantung secara realtime berbasis IoT yang diterapkan melalui web.
Berdasarkan masalah tersebut dibuatlah alat untuk mendeteksi denyut jantung seseorang  menggunakan sensor denyut jantung yang dipasangkan pada jari telunjuk. Sensor kemudian dihubungkan ke Mikrokontroller ATMega328 AVR yang menunjukan hasil denyut jantung dan mengirimkannya melalui internet secara realtime yang diawasi melalui web. Pengguna dapat mengatur batas denyut jantung yang tinggi dan rendah. Seperti pada seseorang yang berumur 20 tahun, denyut jantung normal berkisar pada skala 100 – 170 bpm (beats per minute) dan untuk denyut jantung maksimalnya berkisar 200 bpm. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah denyut jantung. Beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya denyut jantung adalah ketika sedang melakukan aktivitas fisik berat seperti saat sedang olahraga, emosi, gugup atau pada saat sehabis mengkonsumsi obat-obatan. Ada juga faktor yang menyebabkan denyut jantung menurun salah satunya ketika sedang beristirahat. Denyut jantung pada batas minimal menunjukan bahwa jantung sedang berada pada keadaan normal, akan tetapi ketika denyut sudah berada dibawah batas minimal ada indikasi bahwa tubuh sedang tidak pada kondisi normal.  Setelah menetapkan batas-batas ini, sistem mulai memantau dan ketika denyut jantung pasien berjalan pada batas tertentu, sistem mengirimkan peringatan ke Mikrokontroller yang kemudian mengirimkan ini melalui internet dan memberi tahu dokter serta pengguna yang bersangkutan.
Diharapkan dengan adanya alat ini pasien atau perawat dapat mengetahui denyut jantung secara realtime serta mendapatkan peringatan serangan jantung kepada pasien segera sehingga dapat diselamatkan tepat waktu, serta pasien bisa mengetahui hasil denyut jantung yang dapat dilihat melalui web yang telah tersedia.
           

Kata Kunci : Heart Attack, Serangan Jantung, Mikrokontroller, ATMega328, IoT

Senin, 10 Desember 2018

RANCANG BANGUN ALAT AKUAPONIK SEBAGAI PENYARING AIR KOLAM IKAN BERBASIS MIKROKONTROLLER


RINGKASAN
 RANCANG BANGUN ALAT AKUAPONIK SEBAGAI PENYARING AIR KOLAM IKAN BERBASIS MIKROKONTROLLER
Haris Pambudi / 1631130039 / harrispambudi@gmail.com
Pungky Dwi Kurniawan / 1631130119 / pungky.kurniawan22@gmail.com
            Indonesia merupakan negara agraris dengan penduduk sebesar 266 juta jiwa pada tahun 2018 maka semakin bertambahnya penduduk lahan pertanian produktif semakin sempit, untuk memanfaatkan lahan yang sempit sekaligus menjernihkan air kolam ikan hias maupun ikan konsumsi menggunakan sistem bercocok tanam akuaponik. Akuaponik merupakan sistem perpaduan antara budidaya sistem hidroponik dan perikanan. Sistem akuaponik, air dalam kolam ikan dialirkan sebagai sumber nutrisi untuk tanaman yang mana sebagai larutan nutrisi bagi tanaman yang mana sumbar nutrisi sangat terpenuhi dari kotoran ikan  dan sisa pakan yang telah terurai oleh basil nitrifikasi sehingga menghasilkan nitrat dan nirtit yang merupakan sumber senyawa yang dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan sel dan sintesa protein pada tanaman. Dengan akuaponik untuk menghemat tempat dan memaksimalkan hasil perikanan dengan tidak memakan tempat.
Menurut penelitian ikan cuma mengambil 40-50% gizi dari makanan, sisanya akan dibuang bersamaan dengan kotoran ikan, ini bisa dijadikan pupuk alami yang bisa menyuburkan tanaman. Jadi prinsip mendasar akuaponik yaitu memakai kotoran serta sisa bekas makanan ikan akan jadi pupuk untuk tanaman sekalian menjernahkan air kolam.
Untuk mengalirkan air dari kolam ke media akuaponik menggunakan pompa wiper dan aquator untuk mengerakkan atau menghasilkan masukan ke plant sesuai dengan sinyal kontrol sehinnga sinyal umpan balik sesuai dengan sinyal acuan. Alat ini menggunakan sensor berupa sensor ph sebagai untuk mengetahui kebutuhan ph air, dan sensor tanah sebagai mengetahui ph tanah, sensor suhu sair untuk mengetahui suhu air, kran pupuk dan kran ph air untuk menambahkan apabila ph air atau pupuk dibutukan, untuk node mcu ESP 6288 untuk menghubungkan ke internet, mengontrol semua komponen sensor dan kran untuk dapat dikontrol mengunakan mikrokontroller.
Dengan alat ini diharapkan dapat memaksimalkan hasil perikanan dan pertanian untuk mendorong perekonomian agar menjadikan hasil yang didapatakan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan lahan terbatas untuk bercocok tanam dan mengembangkan budidaya perairan.


Kata kunci : akuaponik, mikrokontroller, sensor ph air, sensor ph tanah, sensor suhu air, node mcu ESP 6288, pompa wiper, aquator.

Minggu, 09 Desember 2018

RANCANG BANGUN MESIN PRODUKSI YOGHURT SKALA RUMAH TANGGA DAN DIMONITOR MELALUI MOBILE WEB OTOMATIS


RINGKASAN
RANCANG BANGUN MESIN PRODUKSI YOGHURT SKALA RUMAH TANGGA DAN DIMONITOR MELALUI MOBILE WEB OTOMATIS
Meila Nadya Hunafa NIM. 1631130056 / meilanh17@gmail.com
Pambudi Ahmad Muhyiddin NIM. 1631130102 / ahmadmuhyiddin9797@gmail.com

Yoghurt merupakan salah satu olahan susu yang difermentasi menggunakan starter berupa bakteri Lactobacillus bulgarius dan Streptococcus thermophillus atau bakteri asam laktat yang lainnya. Yoghurt juga baik untuk dikonsumsi karena bermanfaat bagi kesehatan. Banyak orang yang mengonsumsi yoghurt memberikan dampak baik bagi para produsen yoghurt untuk mengembangkan susu menjadi yoghurt yang awet untuk dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Namun bagi para produsen, mesin produksi yoghurt yang ada saat ini masih terbilang manual, seperti saat proses pengadukan dan pengaturan suhu dalam wadah pemanas. Sehingga sangat menyita tenaga yang lebih banyak dan waktu yang kurang efektif saat proses produksi yoghurt. Kalaupun mesin itu ada, harganya akan sangat mahal dan tidak terjangkau. Maka dari itu dibutuhkan mesin produksi yang dapat digunakan untuk produksi yoghurt secara otomatis dan dapat dimonitor melalui mobile web.
Metode pembuatan yoghurt pada umumnya meliputi pemanasan, pendinginan, inokulasi dan inkubasi. Pada mesin produksi ini dilengkapi dengan wadah air untuk memanaskan susu berkapasitas 5 liter. Pertama, mesin melakukan proses pemanasan susu pada wadah dengan rentang suhu 85°C - 90°C selama 10 - 15 menit serta diaduk secara otomatis dengan pengaduk yang terpasang pada tutup wadah pemanas menggunakan motor servo dengan putaran 20-40 rpm. Setelah proses tersebut selesai, alarm akan berbunyi dan pengaduk otomatis akan mati. Kemudian suhu diturunkan dan distabilkan menjadi 45°C dengan cara membuang air bekas memanaskan susu dan menggantinya dengan air yang baru melalui selang yang ada pada tutup wadah. Suhu di dalam wadah pemanas harus distabilkan sebesar 45°C, maka digunakan kontrol otomatis pada kompor gas menggunakan microcontroller untuk mengatur besar kecilnya nyala api. Setelah suhu sudah stabil, proses selanjutnya adalah diinokulasi atau diberi starter dengan menggunakan valve selenoid sambil diaduk secara otomatis, lalu diinkubasi selama 9 jam. Untuk mendeteksi suhu di atas digunakan sensor suhu termokopel yang ditaruh di dalam wadah untuk air sehingga suhu di dalam wadah susu dapat terkontrol sesuai dengan suhu di airnya.
Pada Tugas Akhir ini diusulkan sebuah "Rancang Bangun Mesin Produksi Yoghurt Skala Rumah Tangga Dan Dimonitor Melalui Mobile Web Otomatis". Hasil akhir yang diharapkan dari mesin produksi yoghurt ini adalah dapat memberikan kemudahan dan efisiensi kerja saat proses produksi yoghurt bagi para produsen.

Kata kunci: Yoghurt, fermentasi, mobile web, microcontroller, termokopel, motor servo, valve selenoid

Riwayat judul : rekomendasi judul dari Dosen Bu Lis Diana M, ST., MT dan Dosen Pak Ir. Ahmad Wahyu Purwandi, MT

Jumat, 07 Desember 2018

Sistem Fingerprint untuk Akses Memasuki Ruang Makan Asrama


RINGKASAN
Sistem Fingerprint untuk Akses Memasuki Ruang Makan Asrama dan Memonitoring Pelanggaran Jam Malam di Asrama

Christselvon Welda Feventenia / NIM : 1631130120 / christselvonweldafeventenia@gmail.com
Cicilia / NIM : 1631130026 / cicillia.cicil@gmail.com

                Asrama sekolah merupakan rumah kedua bagi para pelajar. Disini para pelajar harus mengikuti semua aturan yang ada di asrama tersebut. Hampir semua kegiatan di luar jam sekolah dilakukan di asrama. Di asrama para pelajar akan mendapatkan fasilitas makan setiap harinya, mulai dari sarapan, makan siang, maupun makan malam. Fasilitas ini hanya dikhususkan bagi para penghuni asrama, jadi peraturan yang ada di asrama harus diperketat. Peraturan lain yang harus diperketat adalah para pelajar dilarang pulang malam, biasanya ada ketentuan jam malam yaitu jam 22.00 WIB. Untuk memperketat pelanggaran yang ada di asrama ini, maka pada Tugas Akhir ini kami mengajukan Sistem Fingerprint untuk Akses Memasuki Ruang Makan Asrama dan Memonitoring Pelanggaran Jam Malam di Asrama.
            Agar fasilitas makan yang disediakan asrama tidak disalahgunakan, maka saat tiba waktu jam makan, para pelajar penghuni asrama harus melakukan fingerprint terlebih dahulu. Setelah melakukan fingerprint maka akan muncul biodata dan foto para pelajar yang akan ditampilkan pada sebuah layar. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mereka adalah penghuni asrama tersebut. Jadi yang bukan merupakan penghuni asrama tidak akan bisa memasuki ruang makan asrama. Selain itu, sistem fingerprint juga digunakan untuk memonitoring para pelajar yang melanggar aturan jam malam. Para pelajar yang melanggar aturan jam malam tetap bisa masuk ke dalam asrama, namun mereka harus melakukan fingerprint terlebih dahulu untuk membuka pintu gerbang. Data yang ada di fingerprint akan langsung masuk ke petugas asrama, dan itu akan dicatat sebagai pelanggaran.
            Diharapkan dengan perancangan Sistem Fingerprint untuk Akses Memasuki Ruang Makan Asrama dan Memonitoring Pelanggaran Jam Malam di Asrama ini dapat membantu memperketat aturan yang ada di asrama sekolah. Sehingga pelanggaran peraturan asrama bisa diminimalisir.


kata kunci : Fingerprint, Asrama, Gerbang, Pelanggaran jam malam, fasilitas makan

            

Rabu, 05 Desember 2018

Penyiram Taman Otomatis Terkoneksi Ramalan Cuaca Internet


RINGKASAN
Penyiram Taman Otomatis Terkoneksi Ramalan Cuaca Internet
Doni Ari Pradana / NIM : 1631130114 / doniari07@gmail.com  
Karel Aditya Pramana Putra / NIM : 1631130076 / kareladitya31@gmail.com

Taman merupakan bidang tanah atau area yang tujuan utamanya memberikan kesejukan dan nilai aestetik pada lingkungan rumah. Taman berisi bermacam-macam tumbuhan yang disusun dan ditata rapi agar terlihat menarik. Agar tumbuhan di taman dapat tumbuh dengan baik maka perlu dilakukan penyiraman secara teratur. Saat ini penyiraman taman dilakukan secara manual, namun hal ini akan menjadi masalah jika pemilik taman adalah orang yang sibuk bekerja sehingga tidak waktu untuk menyiram tanaman.
Oleh karena itu diusulkan sebuah alat penyiram taman otomatis yang berfungsi untuk mempermudah pemilik taman ketika tidak sempat menyiram taman tersebut. Pada alat ini menggunakan mikro kontoler Arduino yang terkoneksi dengan ramalan cuaca di internet.  Hasil ramalan cuaca di internet ini berfungsi sebagai pemicu terbukanya selenoid valve sehingga alat akan aktif.
Diharapkan dengan adanya alat penyiram taman otomatis ini dapat mempermudah penyiraman taman sehingga pemilik taman tidak khawatir ketika sibuk atau berpergian jauh dalam waktu yang lama.

Kata Kunci : Taman, IoT, Otomatisasi, Arduino.
Riwayat Judul : berasal dari rekomendasi dosen Bapak Dosen Muh. Syirojuddin S.,ST.,MT.

Announcer Kedatangan dan Keberangkatan Bus di Terminal

KARENA SUDAH ADA JUDUL YANG SAMA LEBIH DULU DIAJUKAN MHS LAIN JTD

SEGERA HUBUNGI P. PURWANDI UNTUK GANTI JUDUL
RINGKASAN
Announcer Kedatangan dan Keberangkatan Bus di Terminal Dengan Aplikasi Smartphone
Dian Akhmad Ramadhani / NIM : 1631130060 / dhani.inod@gmail.com

 Verro Herdiansyah / NIM : 1631130100 / verroh60@gmail.com

Dengan banyaknya pilihan transportasi umum seperti angkutan umum, bus, kereta api, dan pesawat terbang, calon penumpang dapat memilih transportasi umum yang diinginkan untuk berpergian dalam kota maupun luar kota. Salah satu transportasi umum yang seringkali digunakan masyarakat dalam hal berpergian ialah bus. Saat ini informasi tentang kedatangan dan keberangkatan bus dibutuhkan oleh masyarakat guna mempermudah calon penumpang untuk mengetahui informasi kedatangan maupun keberangkatan bus . Oleh karena itu, pada penelitian ini, kami ingin membuat sebuah aplikasi yang dapat memberitahukan  penumpang tentang informasi kedatangan dan keberangkatan bus.
Sistem ini menggunakan server berbasis mikrokontroler dimana saat sensor pada bus berada pada jangkauan konsentrator maka sinyal informasi akan dikirimkan ke server dan outputnya akan ditampilkan di layar LCD serta dapat diakses dengan aplikasi. Data dari output tersebut menampilkan informasi tujuan bus, nomor peron, waktu kedatangan bus. Untuk sistem keberangkatan ini, kami menggunakan push button sebagai inputan untuk mengirimkan sinyal informasi ke server bahwa dalam beberapa menit kedepan bus akan berangkat.
Diharapkan dengan dibuatnya aplikasi public address announcer kedatangan dan keberangkatan bus di terminal dapat mempermudah calon penumpang untuk mengetahui kedatangan, keberangkatan, tujuan bus, dan nomor peron.


Kata Kunci :Public Address Announcer, Bus, Mikrokontroler, peron, LCD.

Selasa, 04 Desember 2018

MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN KANDANG


RANCANG BANGUN SISTEM PEMBERI PAKAN OTOMATIS SERTA MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN KANDANG AYAM BERBASIS MIKROKONTROLLER
Mohamad Zidanul Faiq / NIM : 1631130113 / zaicoyzidan5@gmail.com
Ericho Ari Pradana Putra / NIM : 1631130046 / erivhoari@gmail.com


 Lihat: https://jurnalteknik.unisla.ac.id  oleh: Arif Budi Laksono

Pada umumnya para peternak ayam masih menggunakan sistim konvensional untuk memberi makan ayam - ayam yang dipelihara. Dengan menggunakan tangan untuk menaburkan pakan ke wadah pakan dengan berjalan di sepanjang kandang yang begitu luas. Kegiatan seperti itu akan menyita waktu dan tenaga bagi peternak ayam. Dari permasalahan di atas, muncul suatu pemikiran untuk membuat sebuah alat khusus untuk kandang ayam yang dapat mengendalikan suhu, kelembaban dan pakan secara otomatis berbasis MicroController. Alat ini menggunakan sensor DHT11 yang berfungsi sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban yang ada di dalam kandang ayam. Jika suhu melebihi 35°C, maka blower aktif untuk mengeluarkan suhu dalam kandang yang berlebihan. Sedangkan untuk meningkatkan kelembaban menggunakan mist maker yang mengeluarkan uap air dan mist maker akan off  jika kelembaban di atas 65%. Pemberian pakan ayam dapat di permudah menggunakan motor servo sebagai pintu pemberi pakan ayam yang bekerja di atur oleh sensor photo dioda yang terkoneksi dengan cahaya infra merah.
Kata kunci : ARDUINO,  DHT11, photodioda, servo, mist maker.

IDENTIFIKASI KESEGARAN IKAN


RINGKASAN
 RANCANG BANGUN IDENTIFIKASI KESEGARAN IKAN UNTUK STANDAR UJI PENGEMASAN BERBASIS MIKROKONTROLER
SARAN JUDUL:
 RANCANG BANGUN IDENTIFIKASI KESEGARAN IKAN UNTUK STANDAR UJI PENGEMASAN MENGGUNAKAN SMARTPHONE
Devi Khanthi Dwi Bhakti./NIM: 1631130074/devi.dwibhakti@gmail.com
Dinda Nor Sella Rahma./NIM: 1631130010/dindasella1997@gmail.com

Indonesia memiliki laut yang sangat luas dengan kekayaan ikan tuna yang melimpah. Ikan tuna (Thunnus sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan yang potensial di Indonesia. Upaya untuk meningkatkan mutu ikan tuna perlu dilakukan secara intensif agar dapat bersaing di pasar internasional. Sejalan dengan hal itu maka perlu dilakukan pengawasan mutu yang ketat pada pada produk tersebut. Pengawasan mutu ikan biasanya dapat dilakukan melalui pengujian baik secara organoleptik, mikrobiologi maupun kimiawi, tetapi cara ini kurang efektif karena membutuhkan waktu yang lama. Sementara itu, dalam perkembangannya digunakan metode lain dalam pengujian kesegaran ikan yaitu menggunakan sensor. Oleh karena itu maka dibuatlah suatu sistem untuk memonitoring tingkat kesegaran ikan tuna untuk standar pengemasan pada industri pengalengan ikan.
Salah satu cara untuk menentukan kadar kesegaran ikan dapat diakses secara realtime berbasis web yang kemudian diimplementasikan pada sebuah Mikrokontroler Arduino dengan aplikasi dari sensor suhu, nose sensor atau electronic nose, dan sensor pH (Tingkat Keasaman). Sensor suhu (PT100) sebagai standart dari proses penyimpanan ikan yang digunakan untuk menekan pertumbuhan bakteri. Untuk standar suhu pada tempat penyimpanan berkisar antara 0-5°C (Berdasarkan Kementrian Kelautan dan Perikanan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu, Dan Keamanan Hasil Perikanan). Tempat penyimpanan tersebut terdapat lampu UV untuk menekan adanya jamur dan bakteri yang mempengaruhi kesegaran ikan yang nantinya secara otomotis menyala  ketika suhu mendekati 5°C yang dikontrol menggunakan arduino. Untuk mendeteksi bau atau gas pada ikan digunakan sensor Electronic nose yang terdiri dari Sensor MQ-136, MQ-3, dan MQ-9. Sensor tersebut digunakan untuk mendeteksi gas penyebab bau busuk pada ikan antara lain gas H2S dan Amina (NR3). Kemudian sensor pH diaktifkan setelah sensor Electronic nose menentukan kualitas dari kesegaran ikan. Untuk standar pH pada ikan tuna segar berkisar 5,5-6,5.
Hasil yang diharapkan dari alat ini yaitu dapat menghasilkan keluaran berupa laporan data sensor  (Tingkat Keasaman (pH), Suhu dan Kandungan Bau/Gas) yang mencakup grafik dan presentase dalam 3 periode waktu. Kemudian hasil dari keluaran tersebut dikirimkan berupa data logger melalui web sebagai kelanjutan proses layak atau tidaknya ikan yang akan dikalengkan.

Kata kunci : kesegaran ikan tuna, web, mikrokontroler, nose sensor/electronik nose, sensor pH, sensor suhu.
Riwayat judul: Rekomendasi judul dari Ibu Farida Arinie, ST.,MT

Jumat, 30 November 2018

Kecepatan Angin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin


RINGKASAN

Sistem Monitoring Kecepatan Angin Pada Pembangkit Listrik Metode Turbin Angin Vertikal  Dengan Web Mobile
Mohammad Rivaldy Maulana Rachman / NIM : 1631130011 / aldymaulana1234@gmail.com
Dwi Endah Dessetyowati / NIM : 1631130014 / dwiendah.510@gmail.com

Permasalahan utama yang dihadapi Indonesia di bidang listrik salah satunya adalah kurangnya pemerataan listrik terutama di wilayah pedesaan. Penyediaan listrik belum menjangkau seluruh daerah pedalaman di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh pembangunan infrastuktur jaringan listrik untuk daerah pedalaman membutuhkan investasi yang besar. Selain itu, Indonesia masih menggunakan energi konvensional yang berasal dari bahan bakar fosil sebagai sumber pembangkit utama listrik menjadi penghambat pembangunan jaringan listrik di Indonesia. Apabila penggunaan bahan bakar yang berbasis energi fosil ini terus meningkat tanpa adanya pengendalian terhadap penggunaannya, krisis energi dapat terjadi. Oleh sebab itu, digunakan energi terbarukan untuk keluar dari krisis energi yang berkelanjutan.
Berdasarkan latar belakang tersebut, dibuat sebuah sistem yang dapat mendeteksi kecepatan angin pada pembangkit listrik tenaga angin untuk mengkonversikan tenaga angin mejadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin vertikal. angin adalah sebagai masukan yang menggerakan cup untuk berputar dan kemudian putaran tersebut akan dideteksi melalui rangkaian rotary encoder berupa modul TCRT5000 dan modul pengukur tekanan berupa sensor BME 280 untuk mengetahui kecepatan angin. Kemudian angin juga sebagai masukan yang menggerakan sirip mengikuti arah angin yang selanjutnya pergerakan tersebut memutar potensiometer untuk mengetahui arah angin, Selanjutnya pada output dari generator turbin angin vertikal terpasang voltmeter untuk mengukur tegangan yang dihasilkan turbin angin. Ketiga data tersebut kemudian diolah oleh microcontroller berupa arduino UNO yang akan tersimpan pada sebuah database yang terkoneksi ke android sehingga menghasilkan kecepatan angin, arah angin dan hasil tegangan listrik yang tertampil pada android sehingga bisa tertampil secara realtime.
Sistem ini dibuat untuk mengetahui besarnya energi listrik yang dihasilkan oleh seperangkat pembangkit listrik tenaga angin dengan menggunakan turbin atau kincir tipe vertikal untuk mengetahui adanya keterkaitan atau hubungan antara kecepatan angin dengan daya output pada pembangkit listrik tenaga angin.
Kata Kunci : Turbin Angin Vertikal, Mikrokontroler, Android, Kecepatan Angin, Arah Angin, Tegangan Listrik

Kamis, 29 November 2018

IMPLEMENTASI SENSOR MPX5100 SEBAGAI PENDETEKSI KESEHATAN PARU – PARU BERBASIS IOT


RINGKASAN

IMPLEMENTASI SENSOR MPX5100 SEBAGAI PENDETEKSI
KESEHATAN PARU – PARU BERBASIS IOT
SARAN JUDUL:
SISTEM PENDETEKSI
KESEHATAN PARU – PARU MONITORING DENGAN SMARTPHONE

Anggi Yondayana Putri / NIM. 1631130022 / anggiyondayana@gmail.com
Rista Nur Aini / NIM. 1631130116 / ristanuraini.58@gmail.com


            Paru – paru merupakan organ pada sistem pernapasan manusia yang rawan terhadap bakteri dan virus. Kualitas udara yang buruk juga dapat membuat berbagai macam bakteri dan virus dengan mudah menyerang paru – paru hingga menyebabkan iritasi, infeksi, sampai tidak berfungsinya paru – paru. Terbukti menurut Dokter dari rumah sakit Tentara Kartika Husada Kubu Raya, Kalimantan Barat menyatakan bahwa pada tahun 2015 sebanyak 1,6 juta jiwa masyarakat Indonesia terinfeksi bronkitis. Masih banyak lagi kasus paru - paru yang belum terjangkau dan terdeteksi. Penyakit yang menyerang paru-paru ini memang tidak memiliki tanda awal yang langsung menjurus pada penyakit paru-paru. Biasanya diawali dari sebuah batuk yang bahkan dianggap remeh oleh banyak orang.
            Adanya permasalahan tersebut menjadikan dasar terciptanya sebuah alat pendeteksi kesehatan paru-paru menggunakan sensor MPX5100 yang berbasis IoT. Alat ini bekerja seperti spirometri yang mana dapat mengetahui keadaan paru-paru dengan cara ditiup. Sensor MPX5100 membantu dalam pembuatan alat ini dikarenakan sensor ini akan memberikan informasi digital berupa nilai tekanan volume paru-paru, sehingga dapat diketahui kondisi paru-paru secara realtime. Informasi dari sensor MPX5100 akan dikirimkan secara wireless dengan basis IoT ke smartphone kita. Pengiriman hasil ini akan ditampilkan oleh aplikasi Android dengan tampilan hasil berupa keadaan volume udara yang terdapat di paru-paru kita. Namun, tidak hanya sebuah parameter volume paru-paru saja yang akan ditampilkan, melainkan hal terpenting dalam perancangan ini adalah kita dapat secara langsung mendapatkan hasil yang optimal berupa informasi dari ahli paru-paru untuk memberikan ke akuratan dari output sistem ini.
            Diharapkan dengan adanya alat ini dapat membantu masyarakat dalam mendeteksi kesehatan paru – parunya secara praktis dan langsung. Selain itu kami juga berharap alat ini dapat membantu pola pikir masyarakat yang selama ini selalu meremehkan segala macam gejala sakit paru – paru seperti batuk.

Kata Kunci: Paru-paru, sensor MPX5100, Android, IOT.

Minggu, 25 November 2018

RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI DINI BENCANA BANJIR MENGGUNAKAN METODE WSN (WIRELESS SENSOR NETWORK)
Ladira Rohadatul Aisy / NIM : 1631130050 / ladirarohadatulaisy25@gmail.com
Wulan Dian Pertiwi / NIM : 1631130098 /
w.dianpertiwi@gmail.com

 

Indonesia menjadi negara yang paling rawan terhadap bencana di dunia. Tingginya posisi Indonesia ini dihitung dari jumlah manusia yang terancam risiko kehilangan nyawa bila bencana alam terjadi. Indonesia menempati urutan ketiga di dunia sebagai negara yang paling rawan dan sering dilanda bencana banjir, setelah India dan China. Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami.

Melihat kondisi atas, perlu dikembangkan sebuah alat pendeteksi bencana banjir. Untuk mendeteksi awal terjadinya banjir, sensor node diletakkan di titik luapan air sungai. Dimana hasil pendeteksian berupa sirine sebagai peringatan warga yang bermukim di sekitar sungai. Untuk mencatu sirine tersebut maka digunakan pemancar yang akan mengirimkan data ke rumah-rumah warga. Apabila pemukiman jangkauannya jauh dari pemancar, maka dapat diatasi dengan metode Wireless Sensor Network (WSN). Untuk pengiriman data dari sensor banjir ke pemancar dan dari pemancar ke pemukiman warga menggunakan Arduino Nano dan NRF24.

Dengan dibuatkan alat tersebut, mengharapkan memberi peringatan dini kepada lingkungan sekitar melalui sirine yang telah dipasang disetiap rumah.

 

 

Kata Kunci : Banjir, WSN (Wireless Sensor Network), NRF24, Arduino Nano


RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI DINI BENCANA BANJIR MENGGUNAKAN METODE WSN (WIRELESS SENSOR NETWORK)



RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI DINI BENCANA BANJIR MENGGUNAKAN METODE WSN (WIRELESS SENSOR NETWORK)
Ladira Rohadatul Aisy / NIM : 1631130050 / ladirarohadatulaisy25@gmail.com
Wulan Dian Pertiwi / NIM : 1631130098 /
w.dianpertiwi@gmail.com

Indonesia menjadi negara yang paling rawan terhadap bencana di dunia. Tingginya posisi Indonesia ini dihitung dari jumlah manusia yang terancam risiko kehilangan nyawa bila bencana alam terjadi. Indonesia menempati urutan ketiga di dunia sebagai negara yang paling rawan dan sering dilanda bencana banjir, setelah India dan China. Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami.
Melihat kondisi atas, perlu dikembangkan sebuah alat pendeteksi bencana banjir. Untuk mendeteksi awal terjadinya banjir, sensor node diletakkan di titik luapan air sungai. Dimana hasil pendeteksian berupa sirine sebagai peringatan warga yang bermukim di sekitar sungai. Untuk mencatu sirine tersebut maka digunakan pemancar yang akan mengirimkan data ke rumah-rumah warga. Apabila pemukiman jangkauannya jauh dari pemancar, maka dapat diatasi dengan metode Wireless Sensor Network (WSN). Untuk pengiriman data dari sensor banjir ke pemancar dan dari pemancar ke pemukiman warga menggunakan Arduino Nano dan NRF24.
Dengan dibuatkan alat tersebut, mengharapkan memberi peringatan dini kepada lingkungan sekitar melalui sirine yang telah dipasang disetiap rumah.


Kata Kunci : Banjir, WSN (Wireless Sensor Network), NRF24, Arduino Nano

Sistem Keamanan Motor


RINGKASAN

Rancang Bangun Sistem Keamanan Motor dengan Menggunakan Metode Wireless Sensing
Oleh
Iis Hema Malini / 1631130081 / iishemamalini97@gmail.com
Khoiratul A'yun / 1631130085 / khoirat13@gmail.com

Saat ini sistem keamanan merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan. Tingginya angka kriminalitas yang semakin meningkat kini telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Hal ini bertambah parah dengan adanya masa krisis global yang menyebabkan kehidupan perekonomian di Indonesia semakin memburuk. Harga-harga kebutuhan primer yang semakin melambung dan pemutusan hubungan kerja yang menambah jumlah pengangguran mengakibatkan meningkatnya angka kriminalitas khususnya pada pencurian kendaraan bermotor.

Berdasarkan masalah tersebut diperlukan suatu sistem pengamanan yang lebih, agar dapat meminimalisir terjadinya pencurian kendaraan bermotor. Untuk kendaraan roda empat sistem pengamanan telah dilengkapi dengan alarm sehingga dapat mencegah pencurian, namun pada kendaraan roda dua atau sepeda motor, jarang sekali yang terpasang system keamanan sehingga tingkat keamanan masih terbilang cukup rendah. Oleh karena itu, diusulkan sebuah judul "Rancang Bangun Sistem Keamanan Motor dengan Menggunakan Metode Wireless Sensing".Pada perancangan alat ini menggunakan Arduino sebagai proses kendali utama alat dan Sistem komunikasi alat menggunakan Module Transceiver nRF24 sebagai penghubung alat. Alat ini berperan penuh dalam penghubungan kelistrikan pada motor, tanpa alat ini motor tidak dapat dinyalakan hal ini dikarenakan relay yang menghubungkan kelistrikan pada mesin yang dipasang secara Normally Open sehingga ketika tidak ada inputan maka kabel tidak terhubung dan sebagai tambahan keamanan lainnya alat ini dilengkapi dengan alarm. Jadi cara kerja alat ini terdeteksi dari jarak dekat / jauhnya antara alat ini dengan sepeda motor.

Hasil dari pembuatan alat ini agar dapat meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya pencurian kendaraaan bermotor khususnya sepeda motor.


Kata Kunci: Sistem Keamanan, Arduino, Module Transceiver nRF24.